Monday, July 24, 2017

Pantai Damas Trenggalek

Pantai Damas Trenggalek

Pantai Damas secara administratif terletak di Desa Karanggandu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek Propinsi Jawatimur Indonesia.
Pantai ini berombak tenang, pasirnya berwarna putih kecoklatan sangat cocok buat berenang karena berada di teluk tetapi tetap safety dan jaga diri. Serta di dekat Pantai banyak pohon kelapa.

Pantai Damas ini masih satu golongan dengan Pantai Prigi, Pasir Putih & Pantai Karanggongso. Berjarak sekitar -/+ 5km barat daya dari pantai-pantai tersebut.
pantai damas th 2014

pantai damas th 2014
Rute pantai damas dari kota trenggalek ikuti papan petunjuk pantai Prigi atau kecamatan watulimo yang lebih terkenal.
juga bisa di tempuh dengan angkutan Umum Trenggalek - Durenan - Bandung - Watulimo.
Jangan Kuatir akses jalan Ok.

Tuesday, July 11, 2017

Candi Arimbi

Candi arimbi merupakan candi peninggalan Hindu yang berada di desa Pulosari kecamatan Bareng Kabupaten Jombang Propinsi Jawa Timur.
Candi arimbi juga di sering disebut candi cungkup pulo, Nama Candi Arimbi di kaitkan dengan tokoh pewayangan Arimbi istri Werkudoro.
Badan Candi Arimbi terbuat dari batuan adhesit sedang pondasinya di buat dari Bata, Terletak di area seluas 896.56 meter persegi, Bangunan yang ada sekarang memiliki ukuran panjang 13,24 meter lebar 9,10 meter dan tinggi 12 meter.
Pada bagia badan dan kaki terdapat relief manusia dan hewan, salah satu relief unik menggambarkan sepasang pengantin dalam sebuah gentong,
Candi Arimbi
Artikel di kutip dari wikipedia dan foto dokumentasi saya sendiri

Monday, July 10, 2017

Goa Ndalem

Goa Ndalem merupakan sebuah goa yang terletak di kaki gunung wilis yang mempunyai sejarah tersendiri bagi masyarakat sekitar.
Goa Ndalem berada di desa Kebunagung kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk.
Dari jalan raya sawahan - Nganjuk terlihat tulisan besar di bukit GOA NDALEM. Tempat ini cocok buat pecinta selfi dan pecinta keindahan bukit serta Goa.
Goa Ndalem di buka wisata sekitar tahun 2016.
Tiket masuk ke goa ndalem masih free cuma biaya parkir 3000.
Rute juga sangat mudah dari Nganjuk atau Kediri langsung saja menuju ke Kecamatan Sawahan, Desa Kebunagung berada di sebelah kiri jalan raya arah Nganjuk ke Sawahan.
Kalau maen ke Air terjun sedudo jangan lupa mampir kesini, biar komplit.

Goa Ndalem

Goa Ndalem

Sunday, July 9, 2017

Membuat Efek Contour Dengan Out Line Pada Teks Corel Draw

Disini saya akan memberikan tutorial sederhana membuat efek contour pada corel draw dengan memainkan line atau garis. Trik ini bisa membuat halus pada teks
• pertama buka corel draw, disini saya pakai corel draw X4. ketik teks untuk short cut teks corel draw f8 sebagai contoh foto di bawah ini misal teks Ujaey Bob tentukan juga font kesukaan anda disini saya pakai font Brush Flash.


Setelah ini kita akan memainkan outline,
pertama klik out line short cut outline pada corel draw F12 , serta tentukan ukuran outline nya disini saya pakai points, Misal 4 point dan tentukan juga corners sama line capsnya seperti ini


sudah selesai? jika sudah! gunakan tombol + pada num lock gunanya untuk copy satu kali saja. setelah itu kembali gunakan out line ambil perbandingan 4 berbanding 2 . jadi outline gambar yang kita copy adalah 2 serta beri warna putih outline ini, jadinya seperti ini.


Setelah itu copy lagi menggunakan tombol plus di numlock pada keyboard dan jangan beri outline dan akhirnya prosesnya selesai seperti inilah hasilnya.


Intinya kita disini membuat 3 buah gambar menggabungnya serta memainkanya outlinenya . selamat mencoba semoga bermanfaat dan jika bingung tinggal kan di kolom komentar sebisanya saya akan menjawab


Saturday, July 8, 2017

Taman Keplaksari

Taman Keplaksari terletak di keplaksari , Peterongan, Kabupaten Jombang, Propinsi Jawa Timur.
Taman Keplaksari merupakan taman ruang terbuka hijau yang di buat pemkab Jombang. Taman ini sendiri lokasinya strategis berada dekat terminal serta jalan raya.
Taman ini menjadi wisata warga jombang dan sekitar terutama di waktu hari libur.

Thursday, July 6, 2017

Air Terjun Sekelip Wonosalam

Air Terjun Sekelip berada di dusun gentaru desa carangwulung kecamatan wonosalam kabupaten jombang.
Air terjun ini memiliki 2 Tingkat air terjun yang bawah sekitar +/-15 meter dan yang atas sekitar 3 meter dengan dua kedung.
Rute menuju ke air terjun sekelip terbilang mudah sebab sudah ada papan nama di gang masuk lokasai dekat jalan utama kecamatan Wonosalam.
Harga Tiket masuk air terjun sekelip waktu itu sekitar masih free cuma parkir sekitar 5000 an. Dari tempat parkir sampai Air Terjun Sekelip jalan kaki sekitar 500 meter an.

Air Terjun Sekelip Wonosalam

Air Terjun Sekelip Wonosalam

Air Terjun Pengayoman

Air Terjun Pengayoman secara administratif terletak di dusun Bangunrejo desa carang wulung kecamatan wonosalam kabupaten Jombang Propinsi Jawa Timur.
Air Terjun yang terbilang baru di buka menjadi wisata di daerah kecamatan wonosalam masih terbilang alami dan asri dengan akses jalan yang lumayan berat. Air terjun ini memiliki beberapa tingkat. Dengan air yang jernih dan terasa dingin. selain sebagai wisata debit Air Terjun Pengayoman juga di gunakan warga sebagai kebutuhan sehari hari terbukti dengan adanya pipa - pipa yang dibuat warga mengarah ke kampung serta di bawah Air Terjun Pengayoman juga terdapat Kolam tampung.

Rute untuk menuju Air Terjun Pengayoman ini sama dengan Wisata Kampung Djawi, dari kabupaten Jombang arahkan ke kecamatan Wonosalam lalu menuju desa carawulung . sampi di pertigaan carang wulung akan di temui banner menuju ke Air terjun Pengayoman, Dari pertigaan ini perjalanan masih sekitar 3,5 kilometer menuju dusun Bangunsari. Sepanjang jalan ikutilah papan petunjuk yang di buat warga di pinggir jalan. Jika bingung bisa tanya warga sekitar, Jangan sungkan sungkan pasti di beri tahu warganya ramah - ramah.
Jangan lupa kunjungi juga artikel Air Terjun Sanggar Wonosalam
Harga tiket Air terjun Pengayom carangwulung wonosalam masuknya ke Air Terjun Pengayom masih bebas entri / tanpa biaya, cukup bayar parkir 5000 rupiah saja, setelah itu bisa dilanjut jalan kaki kalau yang ingin sambil olahraga. Bila tak ingin terlalu capek jalan kaki bisa sewa jasa ojek pemuda setempat biaya cuma 10000 rupiah. Sangat murah dengan keindahan yang di tawarkan Air Terjun Pengayom.
semoga catatan sederhana ujaey bob ini bisa membantu teman - teman kalau ada kekeliruan catatan bisa tinggalkan pesan di kolom komentar.
Air Terjun Pengayoman
foto air terjun pengayoman

Air Terjun Pengayoman
foto air terjun pengayom

Air Terjun Pengayoman
foto air terjun pengayom

Monday, July 3, 2017

Penemu Ikan Mujair

Penemu Ikan Mujair

Pak Mujair begitulah sebutanya seorang penemu Ikan Mujair . Nama asli beliau Iwan Dalauk atau lebih dikenal dengan Mbah Moedjair, Lahir tahun 1890 di desa kuningan sekitar 3 km ke arah timur pusat Kota Blitar, beliau adalah penemu dari spesies ikan mujair. Anak ke empat dari sembilan bersaudara dari pasangan bapak Bayan Isman dan Ibu Rubiyah.
Beliau menikah dengan anak Bapak Modin desa kuningan bernama Partimah. Dari pernikahan itu beliau di karunia 7 anak. Semasa hidup pak Moedjair jualan sate kambing. Sate kambingnya sangat terkenal di jaman itu di daerah Kuningan Kanigoro. Pelangganya dari berbagai ras. Akibat dari warungnya yang terkenal tentu saja pemasukan pak Moedjair bertumpuk.
Hal itu memuncul kan perilaku negatif dari Moedjair muda saat itu. Yaitu mulai suka dan gemar berjudi. Hebatnya dia tidak mau berjudi dengan bangsanya, tapi hanya dengan bangsa Tionghoa. Sisi baiknya, Pak Moedjair mendidik anak - anaknya untuk tidak berjudi. Judi membuat usaha warung satenya menjadi porak poranda. Demikian yang di sampaikan oleh pak Slamet cucunya, anak dari bapak Wahana salah satu cucu bapak Moedjair.
Di masa keterpurukanya pak Moedjair melakukan tirakat atau ritual setiap tanggal 1 syuro (penanggalan jawa) beliau mandi di Pantai Serang di kecamatan panggungrejo, pada suatu ketika waktu melakukan ritual mandi di Pantai Serang beliau menemukan ikan yang jumlahnya sangat banyak yang menyimpan anak pada mulutnya saat bahaya, Dan di keluarkan lagi saat bahaya telah lewat atau dalam mode aman.
Karena keunikan ini pak Moedjair berniat mengembangkanya di rumah, Di daerah papungan - kanigoro, Blitar. Pak Moedjair menjaring ikan tersebut dengan udengnya (ikat kepala). Dengan ditemani kedua temannya Abdullah Iskhak dan Umar, Beliau membawa pulang ikan tersebut ke rumahnya, Tapi karena habitat yang berbeda ikan tersebut mati saat di masukkan air tawar. Hal tersebut membuat pak Moedjair dengan gigih melakukan riset percobaan agar spesies ikan ini bisa hidup di air tawar.
Dengan bolak balik Papungan sampai Serang yang berjarak 35 kilometer berjalan kaki melewati hutan dan bukit dengan jalan akses yang sulit selama 2hari 2malam. Dipantai serang beliau mengambil ikan tersebut dan dimasukkan wadah gentong tanah liat, Beliau mencampurkan air laut dengan air tawar di lakukan secara terus menerus, Dengan memperkecil jumlah air laut dan memperbesar jumlah air tawar. Sampai suatu saat kedua jenis air ini bisa menyatu.
Menurut pak Ismoenir (anak pak Moedjair).
Perjalanan bolak balik serang - papungan
pada percobaan ke 11 berhasil hidup 4 ekor ikan spesies baru tersebut pada habitat air tawar. Keberhasilan tersebut terjadi di tanggal 25 maret 1936.
Keberhasilan percobaan tersebut melegakan pak Moedjair. Empat ikan itu beliau tangkarkan di kolam sumber air Tenggong desa Papungan. Awalnya hanya satu kolam dan berkembang menjadi tiga kolam di sekitar kolam Tenggong, Pak Moedjair membangun pondok yang juga sebagai tempat tinggal untuk keluarganya. Perkembangbiakan spesies ikan baru tersebut luar biasa cepat, Sehingga jumlah ikan semakin banyak. Oleh pak Moedjair ikan tersebut dibagikan cuma - cuma kepada masyarakat sekitar Papungan, dan di jual di sekitar blitar dan di luar blitar.
Penemuan spesies ikan baru ini sampai didengar asisten resident yang berada di Kediri. Asisten resident ini juga seorang ilmuan, Ia tergoda untuk meneliti penemuan pak Moedjair berdasarkan literatur dan data yang ada. Dia juga melakukan riset serta wawancara dengan pak Moedjair tentang segalanya asal asul ikan temuannya.
Asisten residen ini kagum dengan kegigihan dan usaha percobaan pak Moedjair. Sebagai kegigihan dan usaha pak Moedjair asisten residen memberikan  nama spesies ikan temuan itu dengan nama Ikan Moedjair atau Mujair.
Ikan mujair semakin dikenal masyarakat dan banyak yang mengembangbiakanya, Nama pak Moedjair semakin dikenal. Dengan bantuan anak sulung beliau, Wahanan, Ikan Mujair di pasarkan hampir di seluruh Jawa Timur. Oleh pemerintah setempat beliau di angkat menjadi Jogoboyo desa Papungan dan di gaji bulanan dari pemerintah daerah.
Pemerintah Indonesia mengangkat beliau sebagai Mantri Perikanan, Selain itu beliau juga mendapat penghargaan EKSEKUTIP COMMITTE dari Indonesia Fisheries Council atas jasanya menemukan spesies ikan mujair. Penghargaan tersebut di berikan di Bogor tanggal 13 Juni 1954. Sebelumnya pada tahun 1951, Tepatnya 17 Agustus 1951 Kementrian Pertanian atas nama pemerintah Indonesia memberikan penghargaan pada Pak Moedjair waktu itu di jabat Bapak Ir. Soewarto.
Selain membuat kolam ikan di Tenggong, Beliau juga membuat kolam ikan di Papungan dan juga di kedung (sumber air) desa papungan.
Pak Moedjair menghabiskan hari - hari masa tua beliau di kedung. Disini beliau di kunjungi masyarakat dari Blitar maupun luar kota untuk menimba ilmu atau hanya sekedar memancing ikan Mujair. Saat kesehatan beliau mulai menurun beliau memutuskan tinggal di dukuh krajan, desa Papungan, dekat perbatasan desa Sekardangan. Disini beliau membuat tiga kolam ikan. Sampai saat ini masih ada keberadaan kolam ini.
Tanggal 1 September 1957 beliau wafat karena penyakit Asma. Dimakamkan di makam umum desa Papungan
Pada 1960 atas inisiatif Departemen Perikanan Indonesia makam beliau di pindah ke area khusus di selatan desa papungan, Yang juga berfungsi sebagai makam keluarga. Pada batu nisan beliau tertulis MOEDJAIR PENEMU IKAN MOEDJAIR lengkap dengan relief ikan mujair sebagai penghargaan atas jasanya. Akses jalan ke makam juga di beri nama Moedjair.
Pada 6 april 1965 beliau mendapat anugerah nelayan pelopor dari pemerintah melalui Departemen Perikanan darat dan Laut yang di tanda tangani oleh menteri perikana Hamzah Atmohandojo