Saturday, July 21, 2018

Bukit Salju Wisata Istagramable Nganjuk

Bukit Salju Salam Judeg Ngetos Nganjuk

Wisata baru nganjuk. Mengulas wisata alam kabupaten nganjuk pasti tidak akan ada habisnya. Mau wisata air terjun, pendakian gunung, wisata perbukitan yang istagramable, atau argo wisata semua nganjuk punya. Kali ini ujaey bob akan memberikan referensi wisata istagramable di nganjuk yang murah meriah dan tak kalah keren sama daerah malang.
Wisata Bukit Salju sebuah bukit dengan pepohonan hutan pinus yang berada di pegunungan wilis, di permak sedemikian rupa oleh pemerintah dan warga desa setempat menjadi destinasi wisata yang keren dan ciamik. wisata bukit salju ini baru di buka sekitar januari 2018, saya sendiri pernah kesini sekitar 2016 waktu ke air terjun pring jowo tempat ini masih sepi belum menjadi wisata.
Bukit Salju Wisata Istagramable Nganjuk

Di bukit salju ini juga terdapat gazebo, area spot foto payung , rumah pohon, area spot foto love, spot foto sayap dan tempat tempat buat bersantai dengan nuansa pegunungan yang sejuk.

Di atas bukit salju juga terdapat beberapa tempat yang bernilai sejarah namun masih dalam proses pengembangan yaitu benteng pasukan dan tempat penyimpanan senjata belanda serta sumber air banyu towo (menurut cerita warga sekitar).

Lokasi Wisata Bukit Salju.

Bukit Salju Wisata Istagramable Nganjuk

Untuk lokasi tempat wisata bukit salju berada di desa salam judeg Blongko kecamatan Ngetos kabupaten Nganjuk jawa timur 64474 indonesia. Berjarak sekitar 45 kilometer dari pusat kabupaten nganjuk. Dengan jarak tempuh sekitar 40-50 menit.
baca juga Air Terjun Pring Jowo Salam Judeg Ngetos dan Bukit batu songgong ngroto sawahan

Rute Menuju Wisata Bukit Salju Ngetos.

Rute termudah menuju wisata bukit salju nganjuk sama dengan rute air terjun pring jowo, Rute bukit salju dari Kota Surabaya ikuti petunjuk ke nganjuk sampai di kabupaten nganjuk ikuti rute petunjuk ke air terjun sedudo sawahan.
Sampai di jembatan kuncir ikuti rute petunjuk ke candi ngetos, dari candi ngetos lurus saja naik sampai menemui pertigaan. Belok kanan menuju ke desa salam judeg, jalur menuju desa salam judeg jalannya banyak yang rusak berhati - hatilah saat berkendara, serta persiapkan sepeda motor atau mobil yang fit jika berwisata ke bukit salju ngetos.

Bukit Salju Wisata Istagramable Nganjuk

Harga Tiket Masuk, Fasilitas Bukit Salju.

Bukit salju sebagai wisata keluarga tentunya sudah di persiapkan sedemikian rupa dengan fasilitas - fasilitas sebagai penunjang, beberapa fasilitas bukit salju antara lain toilet warung makan, mushola dan juga tempat parkir.

Adapun harga tiket masuk ke wisata bukit salju masih gratis alias free entri, biaya parkir  bukit salju cukup murah sangat hanya sekitar 3000-5000 rupiah sangat murah kan.


Bukit Salju Wisata Istagramable Nganjuk
lokasi spot foto payung dan kolam bukit salju

Semoga catatan kecil ujaey bob tentang wisata bukit salju bermanfaat untuk referensi liburan akhir pekan anda, apabila ada salah info atau mau menambahkan info bisa tinggakan di kolom komentar



Sunday, July 8, 2018

Tradisi Buwuh Di Indonesia

Tradisi Buwuh
Sangat beruntung masyarakat Jawa memiliki tradisi yang bermakna memberikan sesuatu kepada orang lain pada waktu-waktu tertentu. Kegiatan tradisi ini disebut “Nyumbang”. Dibeberapa daerah ternyata masih terdapat tradisi menyumbang pada momentum khusus dengan penyebutan yang berbeda. Sebagian masyarakat di Jawa Timur ada yang menyebutnya “mbecek”, “buwuh”, “ewuh”, dan ada pula yang menyamakan dengan istilah “jagong”.

Buwuh atau bisa disebut juga sumbang-menyumbang merupakan tradisi yang dilakukan oleh warga masyarakat dalam rangka berpartisipasi dalam hajatan yang diselenggarakan oleh salah satu warga masyarakat setempat. Wujud partisipasinya selain bisa berupa uang tunai dalam amplop juga bisa berupa barang (Beras dan Mie Su‟un, Minyak Goreng, Kue Kering & Basah, Gula, Rokok, dan lain sebagainya). Nilainya beragam, mulai dari yang senilai 20 ribu sampai dengan tak terhingga, tergantung tingkat kemampuan masing-masing individu, dan tergantung status sosial individu tersebut dalam masyarakat. Semakin tinggi status sosialnya, maka jumlah buwuhannya semakin besar. 
Dalam sekali waktu menjelaskan tentang sumbang menyumbang. Dalam hal ini sumbang-menyumbang dimasukkan kedalam konsep tolong-menolong. Dalam mendefinisikannya Koentjaraningrat membedakan antara gotong-royong dengan tolong-menolong. "Disamping adat istiadat tolong-menolong antara warga desa dalam berbagai macam lapangan aktivitas-aktivitas sosial, baik yang berdasarkan hubungan tetangga, atau hubungan kekerabatan atau lain-lain hubungan yang berdasarkan efisiensi dan sifat praktis, ada pula aktivitas bekerja sama jang lain, yang secara populer biasanya juga disebut gotong royong.

Hal itu adalah aktivitas bekerja sama antara sejumlah besar warga-warga desa untuk menjelesaikan suatu proyek tertentu jang dianggap berguna bagi kepentingan umum. Untuk membedakanya dari aktivitas-aktivitas tolong menolong itu, ada baiknya aktivitet-aktivitet sosial tersebut kita sebut kerdja bakti, atau kalau kita toh mau memakai istilah 'gotong-royong', maka sebaiknja aktivitas-aktivitas inilah disebut gotong royong, dan aktivitas-aktivitas yang lain itu disebut secara konsekuen 'tolong-menolong', seperti apa yang kami lakukan dalam uraian diatas itu.

Ciri-Ciri Gotong Royong dan Tolong Menolong Gotong Royong Tolong Menolong

 Berikut foto tabel ciri -ciri Gotong Royong dan Tolong Menolong


Dalam tabel tersebut terlihat bahwa perbedaan antara gotong royong dengan tolong-menolong sangat mencolok, terlebih dalam tolong-menolong terdapat atas resiprositas. Tolong menolong digerakkan oleh asa timbal balik, artinya siapa yang pernah menolong tentu akan menerima pertolongan balik dari pihak yang pernah ditolongnya. Dengan asa seperti ini maka tolongmenolong dapat dikategorikan sebagai jenis pertukaran (exchange). 
Dalam sumbang-menyumbang pun tidak terlepas dari pertukaran. Mauss mengemukakan bahwa dalam pertukaran yang berdasarkan atas asa timbal balik, pada mulanya pemberian tampak bagai diberikan secara sukarela, tanpa pamrih, dan spontan oleh satu pihak kepada pihak yang lain. Padahal sebenarnya pemberian itu diberikan karena kewajiban atau dengan pamrih, yang pada gilirannya akan menimbulkan kewajiban pula bagi pihak yang menerimanya untuk membalas di kemudian hari. Pemberian yang belum dibalas akan merendahkan derajat pihak penerima, khususnya jika penundaan ini dilakukan karena memang mempunyai maksud untuk tidak melunasinya.

Sumbang menyumbang adalah proses tukar menukar yang didalamnya terdapat kewajiban untuk membalas dan kewajiban untuk memberi. Sementara itu, Gouldner menanggapi kewajiban dalam sumbang menyumbang, dengan premis yang ditawarkan gouldner mengindikasikan bahwa setiap resiprositas itu mengandung dua unsur yang saling berhubungan, yaitu: pertama, seseorang harus menolong siapa yang telah menolongnya, dan Kedua, seseorang tidak boleh mengecewakan siapa yang telah menolongnya. 
Hal ini mengindikasikan bahwa resiprositas dapat mengatur perilaku individu dalam sumbangmenyumbang meskipun tidak mengetahui orang seperti apa yang dihadapi, tetapi kedua belah pihak masih dapat menyesuaikan diri dalam norma pertukaran. Scott memperkuat dengan mengatakan bahwa resiprositas digerakkan oleh rasa malu dan rasa hutang budi. lebih lanjut bahwa prinsip resiprositas yang terpenting adalah bahwa pertukaran itu menyangkut nilai-nilai yang dapat diperbandingkan.